Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep memberikan materi Ayo Siaga Bencana kepada 20 siswa dan siswi Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP Negeri 1 Dasuk pada hari Sabtu, tanggal 10 Oktober 2026, sejak pukul 09.00 WIB - selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pelajar dalam menghadapi potensi bencana, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan sejak dini.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh tiga orang relawan PMI Kabupaten Sumenep, yakni Alfan Ferdiansah, Rizky Yuli Andini, dan Puspita Ika Putri Editya. Melalui pembekalan ini, peserta diajak memahami pentingnya mengenali risiko bencana, melakukan persiapan sebelum keadaan darurat, serta membangun sikap tanggap dan tidak panik ketika menghadapi situasi yang mengancam keselamatan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Sumenep, Noer Muhammad, menegaskan bahwa edukasi kebencanaan bagi anggota PMR merupakan bagian penting dalam membangun generasi muda yang peduli terhadap keselamatan dan kemanusiaan.

“Melalui materi Ayo Siaga Bencana, kami berharap anggota PMR tidak hanya memahami risiko bencana, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan membantu orang lain sesuai kemampuan serta prinsip keselamatan. Pengetahuan ini penting ditanamkan sejak dini agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk menumbuhkan budaya sadar bencana. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, pelajar diharapkan mampu mengenali potensi bahaya di sekitarnya dan mengetahui langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi keadaan darurat.

Relawan PMI Sumenep, Alfan Ferdiansah, menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan perlu diberikan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh pelajar. Dengan demikian, materi yang diterima tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesiapsiagaan bencana dimulai dari hal sederhana, seperti mengenali potensi bahaya, mengetahui jalur evakuasi, memahami tempat berkumpul yang aman, dan mengikuti arahan petugas. Kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan tersebut serta membagikannya kepada teman dan keluarga,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PMI Sumenep dalam memperkuat peran generasi muda melalui pendidikan kebencanaan dan kemanusiaan. Anggota PMR diharapkan dapat menjadi pelopor kesiapsiagaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui pembekalan tersebut, PMI Sumenep mendorong tumbuhnya generasi yang tidak hanya peduli terhadap sesama, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi risiko bencana secara bijak dan bertanggung jawab.