Di balik setiap kantong darah yang tersedia, ada harapan seorang pasien untuk kembali sehat, seorang ibu untuk kembali memeluk anaknya, dan sebuah keluarga yang menanti orang tercintanya pulang. Harapan itulah yang ingin terus dijaga Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep melalui Gebyar Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI Ke-81.

Mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama", kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Sumenep, Jalan Dr. Cipto Nomor 21, Kolor, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Ketua PMI Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah sukarela.

Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan yang dapat memberikan harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung ketersediaan darah, terutama bagi pasien yang menjalani tindakan operasi, mengalami perdarahan, maupun membutuhkan transfusi akibat kondisi medis tertentu.

Melalui Gebyar Donor Darah tersebut, PMI Sumenep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan, mulai dari kalangan pemuda, mahasiswa, komunitas sosial, aparatur sipil negara (ASN), hingga masyarakat umum.

Partisipasi masyarakat diharapkan dapat membantu memperkuat ketersediaan darah sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kebutuhan darah merupakan tanggung jawab kemanusiaan bersama.

Selain mengajak masyarakat berbagi kepedulian, PMI Sumenep juga menyiapkan apresiasi bagi para pendonor yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Panitia menyediakan bingkisan menarik bagi 100 pendonor serta souvenir khusus untuk 30 pendonor pertama.

Pemberian bingkisan tersebut diharapkan dapat menambah antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepedulian para pendonor.

Meski demikian, nilai utama kegiatan ini bukan terletak pada bingkisan yang diterima, melainkan pada manfaat darah yang disumbangkan bagi pasien yang membutuhkan pertolongan.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat langsung mendatangi UDD PMI Kabupaten Sumenep sesuai jadwal kegiatan.

Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan penilaian kelayakan donor oleh petugas untuk memastikan proses donor darah berlangsung sesuai ketentuan medis.

Edy berharap peringatan HUT PMI Ke-81 dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara sukarela dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial yang tidak hanya dilakukan pada momentum peringatan hari besar, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat "Peduli, Bergerak, Bersama", PMI Sumenep berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor sukarela demi membantu sesama.

Sebab, bagi seorang pendonor, darah yang disumbangkan mungkin hanya sebagian kecil dari dirinya. Namun, bagi pasien yang membutuhkan, darah tersebut dapat menjadi bagian penting dari harapan untuk tetap hidup.

Catatan redaksi: Komentar Edy Rasiyadi dalam naskah ini merupakan draf pernyataan yang disusun berdasarkan informasi kegiatan, bukan kutipan hasil wawancara langsung. Sebelum diterbitkan sebagai pernyataan Ketua PMI Sumenep, isi komentar perlu dikonfirmasi kepada yang bersangkutan.