Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak di Jawa Timur pada 2026 memperlihatkan pentingnya pelayanan kesehatan jemput bola. Berdasarkan pemberitaan pelaksanaan tahap pertama di Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, pada 10–13 April 2026, program ini dilaporkan sudah berhasil melayani 882 warga dengan dukungan 73 personel lintas sektor. Layanan tersebut mencakup pemeriksaan spesialistik, kesehatan tradisional, pembinaan kesehatan masyarakat, dan telemedicine melalui Telesapa Madura.

Tahap kedua kemudian telah berlangsung dilaksanakan di Pulau Sapudi pada tanggal 13–16 Juni 2026 dengan sasaran 1.371 warga. Tahap ketiga direncanakan menyasar Pulau Kangean pada Agustus - September 2026. Berdasarkan pemberitaan Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI), tahap ketiga di Pulau Kangean dilaporkan telah melayani 1.206 warga. Data ini menjadi tambahan penting untuk menggambarkan jangkauan program sepanjang 2026, setelah pelaksanaan tahap pertama di Pulau Raas dan tahap kedua di Pulau Sapudi
Layanan Spesialistik hingga Tindakan Medis

Yankes Bergerak tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga menghadirkan dokter spesialis dan tindakan medis sesuai kebutuhan masyarakat. Pada pelaksanaan di Sapudi, tim memberikan pelayanan bedah, kesehatan mata, kebidanan, telinga-hidung-tenggorok (THT), kesehatan paru, serta pemeriksaan kesehatan lainnya.
Hingga 14 Juni 2026, tim dilaporkan telah menangani 19 pasien bedah. Selain itu, sebanyak 47 pasien telah memperoleh tindakan operasi mata, terdiri atas 36 operasi katarak dan 11 operasi pterigium. Tim juga membantu pelayanan persalinan di Puskesmas Gayam. Capaian ini memperlihatkan manfaat pelayanan spesialistik yang hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Didukung Berbagai Rumah Sakit Rujukan
Pelaksanaan Yankes Bergerak tahap kedua di Pulau Sapudi juga melibatkan dukungan sejumlah rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Berdasarkan pemberitaan ANTARA Jawa Timur pada 9 Juni 2026, dukungan tersebut mencakup RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Mohammad Noer Pamekasan, Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur, dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Kolaborasi ini mempertemukan berbagai kompetensi medis untuk membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan dan penanganan spesialistik tanpa harus selalu melakukan perjalanan jauh ke kota besar.

Kesehatan Jiwa dan Edukasi Masyarakat
Aspek kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting program ini. Di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, tim melakukan penyuluhan dan skrining kesehatan jiwa terhadap 18 siswa, mengunjungi tiga pasien dengan masalah kesehatan jiwa, serta memberikan edukasi kepada tiga pendamping pasien.
Apabila skrining menemukan indikasi masalah kesehatan, masyarakat dapat diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan di puskesmas atau fasilitas rujukan yang sesuai. Dengan demikian, Yankes Bergerak berperan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sekaligus memperkuat kesinambungan pelayanan setelah kegiatan lapangan selesai.
Kolaborasi dan Keberlanjutan Pelayanan
Keberhasilan Yankes Bergerak membutuhkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten, puskesmas, rumah sakit rujukan, tenaga kesehatan, serta unsur pendukung lainnya. Dukungan teknologi seperti Telesapa Madura juga berpotensi memperkuat komunikasi antara dokter di wilayah kepulauan dan dokter spesialis di rumah sakit rujukan.
Dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, pelayanan kesehatan bergerak tercantum sebagai bagian dari program prioritas Jatim Sehat untuk mendekatkan akses layanan bagi masyarakat kepulauan melalui rumah sakit terapung.
Ke depan, tantangan utamanya adalah memastikan pasien memperoleh tindak lanjut, ketersediaan obat tetap terjaga, serta puskesmas setempat mampu melanjutkan pemantauan setelah tim bergerak kembali. Keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah warga yang diperiksa, tetapi juga dari kesinambungan pengobatan dan perbaikan akses kesehatan.
Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi langkah nyata menuju pelayanan kesehatan yang lebih merata. Bagi masyarakat kepulauan, kehadiran tenaga medis bukan sekadar kunjungan, melainkan kesempatan memperoleh layanan yang selama ini sulit dijangkau.
Sumber Rujukan;
1. ANTARA Jawa Timur — Pemprov Jatim Perluas Akses Layanan Kesehatan Spesialis di Pulau Sapudi, 9 Juni 2026.
2. SIGAP88 — Yankes Bergerak Jatim Tahap I Sukses Layani 882 Warga Pulau Raas, April 2026.
3. InfoPublik — Yankes Bergerak Jatim Tangani Bedah, Operasi Mata, dan Persalinan di Sapudi, 15 Juni 2026.
4. InfoPublik — Yankes Bergerak Jatim Skrining Kesehatan Jiwa Warga dan Siswa di Sapudi, 15 Juni 2026.
5. JDIH/BPK RI — Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029
6. ANTARA Jawa Timur — Yankes Bergerak Tahap I Layani 406 Warga Pulau Raas Sumenep, 31 Mei 2025
7. ANTARA News Jawa Timur — Pemprov Jatim Perluas Akses Layanan Kesehatan Spesialis di Pulau Sapudi, 9 Juni 2026.
8. ASKOMPSI — Berita terbaru tentang Yankes Bergerak, termasuk capaian pelayanan di Pulau Kangean, 1 September 2026











